Klik brosur untuk daftar santri Gelombang 1

Rizki Beda dengan Harta

Dalam pandangan dunia saat ini banyak berita yang menyebutkan bahwa negara sedang dilanda banyak krisis, resesi atau berbagai macam bencana. Manusia ada yang menjadi pesimis tentang masa depan, kehilangan semangat dan ragu ragu dalam melangkah. Seoalah olah jika terjadi krisis kehidupannya akan berakhir rizkinya putus. Saudaraku sikap seperti ini bukan sikap yang baik dan benar. Hal hal demikian jika tidak disikapi dengan benar akan mengganggu keimanan dan tauhid

Bawasanya Allah akan memberikan rezeki kepada siapa pun yang Dia kehendaki tanpa dimintai pertanggungjawaban. Dalam surah al-Imran ayat 37, Allah berfirman: 

كُلَّمَا دَخَلَ عَلَيْهَا زَكَرِيَّا الْمِحْرَابَۙ وَجَدَ عِنْدَهَا رِزْقًا ۚ قَالَ يٰمَرْيَمُ اَنّٰى لَكِ هٰذَا ۗ قَالَتْ هُوَ مِنْ عِنْدِ اللّٰهِ ۗ اِنَّ اللّٰهَ يَرْزُقُ مَنْ يَّشَاۤءُ بِغَيْرِ حِسَابٍ

 “Setiap kali Zakaria masuk menemuinya di mihrab (kamar khusus ibadah), dia dapati makanan di sisinya. Dia berkata, “Wahai Maryam! Dari mana ini engkau peroleh?” Dia (Maryam) menjawab, “Itu dari Allah.” Sesungguhnya Allah memberi rezeki kepada siapa yang Dia kehendaki tanpa perhitungan.”

Sesungguhnya Allah memberi rezeki kepada siapa yang Dia kehendaki tanpa perhitungan.

Allah SWT sudah menjamin rezeki untuk semua makhluk-Nya,
وَمَا  مِنْ  دَاۤ  بَّةٍ  فِى  الْاَ رْضِ  اِلَّا  عَلَى  اللّٰهِ  رِزْقُهَا
“Dan tidak satu pun makhluk bergerak (bernyawa) di bumi melainkan semuanya dijamin Allah rezekinya. (QS. Hud 11: Ayat 6)

Semua dijamin rezekinya ada yang berlebih dan ada yang cukup.
وَاَ نَّهٗ  هُوَ  اَغْنٰى  وَ  اَقْنٰى
“dan sesungguhnya Dialah yang memberikan kekayaan dan kecukupan.”(QS. An-Najm 53: Ayat 48)

Allah SWT tidak menyebutkan kekayaan dan kemiskinan tetapi kekayaan dan kecukupan. Tapi ada yang dilebihkan dan ada yang dicukupkan, bukan dimiskinkan.

Hal itu merupakan kebijaksanaan dari-Nya dan sesuai dengan ilmu-Nya tentang apa yang bermanfaat dan yang layak bagi hamba-hamba-Nya.

‎وَاللَّهُ فَضَّلَ بَعْضَكُمْ عَلَىٰ بَعْضٍ فِي الرِّزْقِ
“Dan Allah melebihkan sebahagian kalian dari sebagian yang lain dalam hal rezeki” (An-Nahl: 71)

Ini menjadi renungan kita bersama bahwa Allah SWT telah memberikan rizki berupa harta kepada masing-masing manusia. Rezeki manusia tak akan tertukar dengan rezeki orang lain. Yang terpenting dari kita adalah harus terus berusaha dengan baik seraya berdoa dan menyadari bahwa Allah telah membagi rezeki kepada orang-orang yang dikehendaki,”

Tidak ada yang dimiskinkan, semua dijamin rejekinya, besar kecilnya tergantung rasa syukur.
Syukur ini akan membawa kita tenang dalam menghadapi kerasnya kehidupan dunia. Walau sedikit harta yang dimiliki, jika kita bersyukur kita akan hidup dengan tenang bersama keluarga.

Dan sebaliknya biarpun bergelimang harta tapi rasa syukur tak ada, maka kegersangan hidup dan ketidaknyamanan akan selalu terasa.

Banyak dan sedikit harta itu semua titipan, kesadaran bahwa harta hanya sebuah titipan ini akan memunculkan sikap senang berbagi, bersedekah dan berzakat.

Hidup bukanlah matematika, memberi tidak berarti mengurangi. Sesuatu yang kita berikan kepada sesama, pada suatu hari pasti akan kita dapatkan kembali karena hakikat memberi adalah menerima. Jika kita ingin hidup dalam ketenangan maka hiduplah dalam ketakwaan dengan menjalankan segala perintah Allah dan menjauhi laranganNya. 

Selain akan diberikan ketenangan hidup dan jalan keluar dari segala permasalahan di dunia, jika kita bertakwa, kita juga akan diberi rezeki yang tidak disangka sangka.

وَمَن يَتَّقِ اللَّهَ يَجْعَل لَّهُ مَخْرَجًا( ) وَيَرْزُقْهُ مِنْ حَيْثُ لَا يَحْتَسِبُ
“Barangsiapa yang bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan menjadikan baginya jalan keluar dan memberi nya rezeki dari arah yang tidak disangka-sangkanya.” (Surah At-Thalaq : 2-3).

Sebab rizki beda dengan harta, apapaun keadaan saat ini tidak mengahalangi rizki itu datang pada kita. Sebab rizki sudah di zatah dan bentuknya tidak selalu berupa materi. Tetap bertawakal, sebab Allah lah yang menentukan. 

Subscribe untuk terima update lewat email:

0 Response to "Rizki Beda dengan Harta"

Posting Komentar

PPTQ Al Wasathiyah, Mencetak generasi Qurani mahir IT